Tiga Personel Brimob Tewas di Lokasi Pengeboran Minyak, Ini Kronologinya



Tiga personel Brimob Pati, Polda Jateng, ditemukan tewas di lokasi pengeboran sumur minyak Blok Trembul di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Blora, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan informasi, malam itu ketiganya diduga terlibat cekcok hingga berujung kematian.

Ketiga Brimob yang meninggal dunia yakni Brigadir Budi Wibowo (30), Brigadir Ahmad Supriyanto (35) dan Brigadir Kepala Bambang Tejo.


Pelakunya diduga adalah sesama anggota Brimob yang bertugas saat itu.

Pelaku diduga menyebabkan dua personel Brimob lainnya tewas di lokasi kejadian tertembus peluru.

Setelah mengeksekusi kedua rekannya, pelaku diduga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Saat itu, personel Brimob yang melaksanakan pengamanan berjumlah 6 orang.

Adapun 2 orang melaksanakan izin dan 4 orang berada di tempat.

Saat berjaga mereka dilengkapi senjata laras panjang jenis AK 101.

Sesuai keterangan saksi-saksi, di antaranya Redi, karyawan GSS Giken Sakata Singapura, pada pukul 18.30 WIB terdengar suara berondong tembakan.

Redi kemudian mencoba mendekat ke TKP untuk memastikan apa yang terjadi.

Setelah sampai di TKP, Redi melihat 1 orang yang diduga anggota Brimob tergeletak di depan tenda pengamanan Brimob di jalan.

Redi kemudian menghubungi personel polsek serta Koramil Ngawen.

Saksi lainnya, Brigadir Slamet, anggota Brimob Pati menuturkan, pada pukul 18.30 WIB pada saat sedang mandi dia mendengar suara tembakan beruntun.

Brigadir Slamet mencoba keluar dari kamar mandi untuk menghampiri sumber suara.

Saat itu, Brigadir Slamet diperintahkan oleh Brigadir Kepala Bambang Tejo untuk meninggalkan tempat, menyelamatkan diri.

"Benar kronologinya seperti yang ramai diberitakan itu. Kami masih dalami kasus ini. Hari ini akan kami rilis di Mapolda Jateng," kata Kabid Humas Polda Jateng, AKBP Agus Triatmaja saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (11/10/2017).Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono (kiri) bersama Kabid Humas Polisi Daerah Jawa Tengah AKBP Agus Triadmaja (kiri) di Akademi Kepolisian RI, Rabu (11/10/2017). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR)

Amankan Proyek Vital

Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono membenarkan peristiwa itu dan membeberkan kronologi kejadian yang menimpa anggotanya tersebut.

"Kami sampaikan bahwa memang betul, kemarin sekitar pukul 18.00 WIB terjadi penembakan anggota Brimob kepada rekannya sendiri," kata Condro, di Akademi Kepolisian RI, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/10/2017).

TKP penembakan tersebut berada di pengeboran sumur minyak PT Sarana Gas Trembul (SGT) 01 di Desa Trembul, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

"Lokasi di pengeboran minyak eksplorasi SGT 01, Blora Jawa Tengah," ujar mantan Kakorlantas Polri tersebut.

Menurut Condro, keberadaan anggota subdit 4 Sat Brimob Pati itu dalam rangka mengamankan proyek vital nasional yakni PT SGT 01.

"Adanya permohonan pengamanan proyek vital nasional kepada Polri, Satbrimob Polda Jateng. Sehingga ditempatkan 6 orang di sana. Permohonan pengamanan kurang lebih sebulan," ujar dia.

Saat peristiwa tersebut terjadi, terdengar suara tembakan tiga kali.

Setelah itu, ditemukan tiga anggota Brimob tewas yaitu Brigadir Kepala (Bripka) BT, Brigadir BW, dan Brigadir AS.

Menurut Condro, diduga kuat pelakunya adalah Bripka BT yang menembak dua rekannya sendiri karena masalah pribadi.

"Pada saat kejadian terdengar tembakan tiga kali, kemudian anggota yang lagi di kamar mandi keluar dan melihat ada tiga korban meninggal dunia," kata Condro.

Polisi telah melakukan olah TKP sejak Selasa malam.

"Kami sudah memerintahkan malam itu juga Dirkrimum dengan tim dan identifikasi, termasuk Kasat Brimob untuk berangkat ke TKP beserta Kapolres Blora," ujar Condro.

"Kami instruksikan untuk memeriksa saksi-saksi, mengidentifikasi kejadian, sekaligus melaksanakan otopsi di Blora. Saat ini masih di sana," kata dia. (Penulis: Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho dan Moh. Nadlir)

Berita ini sebelumnya telah dipublikasikan di Kompas.com

Cari Artikel

close